UKM [Kartunama Sticker]

TokoKartuNama - Ketika saya mengadakan pelatihan di Yogyakarta, datanglah seorang pria. Ia menyodorkan kartu nama. Unik sekali, bukan berupa kartu nama biasa, melainkan berupa stiker. Bisnisnya adalah bakery. Membuat kue dan roti. Saya langsung melihat bara di matanya ketika ia mulai menceritakan sejarah hidupnya. Jelas sekali saya melihat semangat perintis dan pelopor yang dimilikinya. Ia seorang entrepreneur sejati.

Kartu namanya yang berupa stiker adalah contoh kecil nalurinya untuk memelopori sesuatu yang baru. Kartu nama berstiker adalah ide kecil yang praktis tapi efektif. Konsumennya banyak orang kecil di desa, yang tidak tahu cara menyimpan kartu nama. Sedangkan kalau kartu namanya berstiker, konsumen bisa menempelkannya di tembok dapur ataupun tembok dekat lemari. Hasilnya memang luar biasa. Semua orang ingat dia.

Konon, usaha awalnya dari orangtua. Suatu hari, semangat dan jiwa perintisnya menggelora. Ia mulai kegiatan pemasaran dengan bergerilya. Berkat status lamanya sebagai aktivis LSM, ia bisa masuk dan ikut berbagai acara. Mula-mula ia memberikan kotak roti gratis kepada para peserta pengajian untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Di dalam kotak roti ia selipkan kartu nama stiker yang terkenal itu.

Lalu ia nekat pergi ke Jakarta untuk mendaftarkan merek rotinya. Termasuk didaftarkan di Badan POM, Departemen Kesehatan. Pulang dari Jakarta, nomor registrasi itu mulai ia promosikan. Konsumen merasa produknya sangat terjamin. Lama-lama kotak rotinya menjadi populer sekali. Konon, di wilayah tempat tinggalnya, setiap kali ada hajatan, entah kawinan, sunatan, atau apa saja, tradisi membekali tamu dengan besek berisi nasi sudah diganti menjadi kotak berisi roti.

Kini di sana banyak bermunculan bisnis roti dan kue yang meniru jejaknya. Ia tidak risau. Malah ia bangga. Berkat usaha-usaha kepeloporan yang ia jalankan, kini muncul industri yang bisa menciptakan lapangan kerja cukup banyak dan membuat makmur orang-orang di sekitarnya. Ia mengaku harus mencari sesuatu yang baru untuk ia rintis dan ia pelopori.

Kafi Kurnia
[Intrik, Gatra Nomor 42 Beredar Kamis, 31 Agustus 2006]

sumber : Gatra